Kontak Kami

Blog

Cara Membuat Perjanjian Franchise

Cara membuat perjanjian franchise ini biasanya ditanyakan oleh pengusaha-pengusaha yang akan memfranchisekan usahanya. Perjanjian Franchise atau juga dikenal sebagai Perjanjian Waralaba adalah pemikat sekaligus dasar hukum dalam hubungan kerjasama antara pemilik waralaba dengan pembeli/penerima waralaba. Oleh karena itu sangat penting bagi sebuah waralaba untuk memiliki Perjanjian Waralaba yang adil dan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak sekaligus akurat dari segi kesesuaian dengan hukum yang berlaku.

Draft Perjanjian Waralaba (Franchise Agreement) disusun oleh Pemberi Waralaba ( Franchisor ) . Menurut Peraturan Menteri Perdagangan No.53 tahun 2012, sebuah perjanjian waralaba paling tidak  harus mengatur hal-hal sebagai berikut:

  1. Nama dan alamat para pihak, yaitu nama dan alamat jelas pemilik/penanggungjawab perusahaan yang mengadakan perjanjian yaitu Pemberi Waralaba dan Penerima Waralaba.
  2. Jenis hak Kekayaan Interlektual, yaitu jenis Hak Kekayaan Intelektual Pemberi Waralaba, seperti merek dan logo perusahaan, desain outlet/gerai, sistem manajemen/pemasaran atau racikan bumbu masakan yang diwaralabakan.
  3. Kegiatan usaha, yaitu kegiatan usaha yang diperjanjikan seperti perdagangan eceran/ritel, pendidikan, restoran, apotek atau bengkel.
  4. Hak dan kewajiban Pemberi Waralaba dan Penerima Waralaba, yaitu hak yang dimiliki baik oleh Pemberi Waralaba maupun Penerima Waralaba, seperti:Bantuan, fasilitas, bimbingan operasional, pelatihan, dan pemasaran yang diberikan Pemberi Waralaba kepada Penerima Waralaba, seperti bantuan fasilitas berupa penyediaan dan pemeliharaan komputer dan program IT pengelolaan kegiatan usaha.
  5. Pemberi Waralaba berhak menerima fee atau royalty dari Penerima Waralaba, dan selanjutnya Pemberi Waralaba berkewajiban memberikan pembinaan secara berkesinambungan kepada Penerima Waralaba.
  6. Penerima Waralaba berhak menggunakan Hak Kekayaan Intelektual atau ciri khas usaha yang dimiliki Pemberi Waralaba, dan selanjutnya Penerima Waralaba berkewajiban menjaga Kode Etik/kerahasiaan HKI atau ciri khas usaha yang diberikan Pemberi Waralaba.
  7. Wilayah usaha, yaitu batasan wilayah yang diberikan Pemberi Waralaba kepada Penerima Waralaba untuk mengembangkan bisnis Waralaba seperti; wilayah Sumatra, Jawa dan Bali atau di seluruh Indonesia.
  8. Jangka waktu perjanjian, yaitu batasan waktu mulai dan berakhir perjanjian terhitung sejak surat perjanjian ditandatangani oleh kedua belah pihak.
  9. Tata cara pembayaran imbalan, yaitu tata cara/ketentuan termasuk waktu dan cara perhitungan besarnya imbalan seperti fee atau royalty apabila disepakati dalam perjanjian yang menjadi tanggung jawab Penerima Waralaba.
  10. Penyelesaian sengketa, yaitu penetapan tempat/lokasi penyelesaian sengketa, seperti melalui Pengadilan Negeri tempat/domisili perusahaan atau melalui Pengadilan, Arbitrase dengan mengunakan hukum Indonesia.
  11. Tata cara perpanjangan, pengakhiran, dan pemutusan perjanjian seperti pemutusan perjanjian tidak dapat dilakukan secara sepihak, perjanjian berakhir dengan sendirinya apabila jangka waktu yang ditetapkan dalam perjanjian telah berakhir. Perjanjian dapat diperpanjang kembali apabila dikehendaki oleh kedua belah pihak dengan ketentuan yang ditetapkan bersama.
  12. Jaminan dari pihak Pemberi Waralaba untuk tetap menjalankan kewajiban-kewajibannya kepada Penerima Waralaba sesuai dengan isi Perjanjian hingga jangka waktu Perjanjian berakhir.
  13. Jumlah gerai yang akan dikelola oleh Penerima Waralaba.

Isi perjanjian ini diharapkan dapat melindungi masing-masing pihak, baik franchisor maupun franchisee. Oleh karena itu, penting bagi franchisor maupun franchisee untuk melakukan review terhadap isi perjanjian franchise sebelum melakukan penandatanganan. Semua poin poin di atas sudah tercantum dalam perjanjian Franchise seperti perjanjian franchise yang dimilik oleh Tahu Mafia.

Awal yang baik untuk memulai kerjasama merupakan salah satu kunci sukses berbisnis franchise. Jangka waktu yang cukup panjang (umumnya 3 sampai 5 tahun) rentan terjadi permasalahan. Untuk itu, perjanjian yang kuat dan mengikat kedua belah pihak sangat penting untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan di masa yang akan datang. Jangka waktu perjanjian di Tahu Mafia ini hanya 3 tahun yang dapat diperpanjang kembali sesuai dengan hasil evaluasi dari Tahu Mafia.

Disini franchisor punya kesempatan untuk  menyusun draft perjanjian waralaba yang aman bagi pihaknya namun tetap adil dan menguntungkan bagi mitra . Sangat disarankan untuk menggunakan jasa konsultan hukum dalam melakukan drafting perjanjian waralaba supaya lebih tepat secara hukum baik dari segi bahasa maupun substansi perjanjiannya.

Setelah draft disusun, Mitra mendapat kesempatan untuk mempelajari draft tersebut sebelum menandatanganinya. Mitra diharuskan untuk membaca dengan teliti isi perjanjian untuk menghindari perselisihan di kemudian hari. Seperti di Tahu Mafia ini, calon mitra akan dikirimi draft Perjanjian Franchise terlebih dahulu melalui email sehingga calon mitra dapat mempelajarinya. Setelah draft perjanjian dikirim, Tahu Mafia akan menghubungi calon mitra untuk melakukan tanya jawab sekaligus untuk menjelaskan lebih detail, sehingga calon mitra akan lebih mantab untuk bergabung dengan Tahu Mafia dan dapat menentukan  3 paket pilihan yang ada :

  1. PAKET ALCAPONE  ( untuk di Mall )
  2. PAKET KARTEL ( untuk Outdoor)
  3. PAKET GANGSTER

Masing masing paket mempunyai keunggulan sendiri sendiri, paket Alcapone dapat bonus mafia board, paket kartel dapat bonus payung, dan paket gangster adalah satu satunya paket yang boothnya bisa knockdown.

Untuk mendapatkan harga special DISKON, segera contak kami di TELP / WA : 0812 2979 5868 ( TSEL) atau PIN BBM : 2BAF9465

Perjanjian waralaba harus ditandatangani dua pihak, antara Franchisor dan Mitra (Franchisee) diatas materai. Perjanjian yang dibubuhi materai dapat dijadikan bukti di pengadilan jika terjadi permasalahan hukum. Jika diinginkan, kedua belah pihak dapat juga melakukan penandatanganan di depan notaris.

Disadur dari Berbagai Sumber dan Majalah FRANCHISE Juni-Juli 2011

Leave a Comment

Top↑

You might also likeclose